Tipologi Lingkungan Lembaga Pendidikan

Kegiatan pendidikan selalu berlangsung dalam suatu lingkungan. Dalam kamus tipologi dapat diartikan dengan model, golongan atau jenis. Jenis lembaga pendidikan yang umum dikenal saat ini adalah tri pusat pendidikan, yaitu :

1. Lembaga Pendidikan Keluarga (informal) -LPK

2. Lembaga Pendidikan Sekolah (formal) – LPS

3. Lembaga Pendidikan Masyarakat (non formal dan formal) – LPM

Perbedaan dari ketiganya dilihat dari tanggung jawab adalah sebagai berikut:

LPK

1. Memberikan pengetahuan dan ketrampilan dasar pada anak

2. Mengajarkan agama, nilai-nilai social budaya dan moral masyarakat

3. Meletakan dasar bagi perkembangan anak pada masa berikutnya

LPS

1. Mengajarkan ketrampilan profesi & pengetahuan umum

2. Mengajarkan agama, nilai social budaya masyarakat

3. Meneruskan pendidikan yang dasarnya diletakan oleh keluarga

LPM

1. Memberikan pengetahuan & ketrampilan praktis

2. Mengajarkan nilai budaya, social, moral, agama

Perbedaan ditinjau dari segi fungsi atau perannya, sebagai berikut :

LPK

1. Merupakan pengalaman pertama bagi masa kanak-kanak

2. Menjamin kehidupan emosional anak untuk tumbuh dan berkembang

3. Membangun anak sebagai makhluk yang diarahkan, dapat mengembangkan dirinya dan menolong dirinya sendiri

LPS

1. Pembekalan dalam semua bidang studi

2. Memberi pendidikan pemahaman, penghayatan dan pengamalan

LPM

1. Mengembangkan karier, melalui kursus, penataran, seminar, dll

2. Mengembangkan kehidupan beragama melalui pengajian, pesantren, dll

Dari ketiga lembaga pendidikan tersebut memiliki hubungan yang sangat erat, ketiganya memiliki tanggungjawab bersama dalam pendidikan anak didik. Dan ketiganya saling melengkapi dan bersinergi dalam mendidik anak didik. Ada salah satu saja yang “cacat” dalam menjalankan tanggung-jawabnya maka sudah sewajarnya sangat mempengaruhi penurunan kualitas hasil didikannya.